Jakarta Timur – Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kecamatan Cipayung bersama Pemerintah Kelurahan Setu, DKM masjid dan musholla, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat menggelar kegiatan Gerakan Bersih-Bersih Masjid dan Mushala pada Jumat (19/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Haul Akbar Tokoh, Ulama, dan Habaib Betawi Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan serentak di berbagai masjid dan musholla yang berada di wilayah Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Aksi gotong royong ini melibatkan pengurus DKM, pengurus RT/RW, kader PKK, PPSU, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu membersihkan area ibadah agar lebih nyaman, sehat, dan layak digunakan oleh jamaah.
Sekretaris LTMNU Kecamatan Cipayung Arif Rahman) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap rumah ibadah sekaligus upaya memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.


“Masjid dan mushala bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanannya menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Lurah Setu Dwi Widiastuti S.E juga mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan bersih-bersih ini tidak hanya menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan sehat, tetapi juga mempererat sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembersihan ruang salat, halaman masjid, tempat wudu, saluran air, hingga penataan lingkungan sekitar rumah ibadah. Para peserta tampak antusias bekerja sama membersihkan sampah, menyapu halaman, serta merapikan fasilitas yang ada.

Gerakan ini sejalan dengan tema Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Tahun 2026, yaitu “Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman dalam Transformasi Jakarta Menuju Kota Global.” Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan kegiatan bersih-bersih masjid dan musholla sebagai salah satu rangkaian utama sebelum pelaksanaan puncak Haul Akbar di Monas.

Melalui kegiatan tersebut ini, LTMNU Kecamatan Cipayung bersama Pemerintah Kelurahan Setu berharap dapat menumbuhkan budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ibadah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan warga dalam membangun masyarakat yang harmonis dan religius.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari wujudkan masjid dan mushala yang bersih, sehat, nyaman, dan menjadi kebanggaan bersama,” menjadi semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.